
Lombok Tengah – Guna menyukseskan gelaran sport tourism bergengsi Pocari Sweat Run Lombok 2026, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram bergerak cepat memastikan aspek keselamatan para peserta dan pengunjung. Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah, BBPOM menggelar aksi pengawasan dan pengujian keamanan pangan secara intensif di kawasan kuliner Bazaar Mandalika, Jumat (10/7/2026).
Langkah preventif ini diambil sebagai mitigasi risiko terjadinya kasus keracunan makanan, sekaligus memastikan seluruh produk kuliner yang dijajakan di sekitar venue memenuhi standar higiene dan sanitasi yang ketat.
Hasil Rapid Test: 100% Bebas Bahan Berbahaya
Dalam aksi pengawasan tersebut, petugas mengambil sedikitnya 13 sampel pangan dari berbagai jenis produk kuliner yang paling diminati pengunjung di Bazaar Mandalika. Seluruh sampel langsung diuji di tempat menggunakan metode rapid test kit untuk mendeteksi kandungan bahan kimia berbahaya yang kerap disalahgunakan pada pangan.
Hasilnya, BBPOM di Mataram menyatakan seluruh sampel memenuhi syarat (MS) dan bebas dari indikasi zat berbahaya.
Selain melakukan pengujian laboratorium lapangan, petugas gabungan juga memberikan edukasi dan pembinaan langsung (on-the-spot) kepada para pelaku UMKM kuliner setempat. Mereka diimbau untuk konsisten menjaga rantai sanitasi, mulai dari proses pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian makanan kepada konsumen.
Komitmen Dukung Event Internasional yang Sehat
Kepala BBPOM di Mataram menegaskan bahwa pengawalan pangan ini merupakan bentuk komitmen nyata institusinya dalam melindungi kesehatan masyarakat sekaligus menjaga citra positif NTB sebagai destinasi sport tourism dunia.
“Kami ingin memastikan pangan yang dikonsumsi peserta dan pengunjung memenuhi persyaratan keamanan. Hasil pengujian yang menunjukkan seluruh sampel memenuhi syarat menjadi bukti komitmen pelaku usaha dalam menyediakan pangan yang aman dan berkualitas,” ujarnya.
Pengawasan Melekat Selama Event Berlangsung
Aksi kawal pangan ini tidak berhenti sampai di sini. BBPOM di Mataram memastikan akan terus melakukan pemantauan melekat secara berkala selama event Pocari Sweat Run Lombok 2026 berlangsung.
Melalui sinergi erat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah dan seluruh stakeholder terkait, pengawasan berkala melalui sampling dan pemantauan sarana akan terus diperketat. Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan sehat bagi para pelari serta wisatawan yang datang menikmati atmosfer Mandalika. (red)