
Sumbawa, 29 November 2025-Kegiatan Turnamen Antar Kampung (Tarkam) yang digagas Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) resmi dibuka. Pembukaan berlangsung semarak dengan dukungan penuh pemerintah daerah dan berbagai unsur masyarakat, menghadirkan momentum penting dalam upaya membangun budaya hidup aktif sekaligus melestarikan permainan rakyat sebagai warisan budaya NTB.
Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Wakil Bupati Sumbawa, Ibu Permainan Rakyat NTB, Sinta M. Iqbal (Ibu Gubernur NTB), Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, perwakilan Kemenpora RI, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, serta para Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Kehadiran para tokoh ini menegaskan keseriusan kolaborasi dalam meningkatkan kualitas kebugaran masyarakat melalui olahraga yang merakyat, mudah diakses, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Salah satu momen paling ikonik dalam acara pembukaan adalah pelemparan bola Palentong, permainan rakyat yang telah dikembangkan menjadi cabang olahraga khas Nusa Tenggara Barat. Simbolisasi ini tidak hanya menjadi penanda dimulainya kegiatan Tarkam, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen untuk mengangkat permainan rakyat sebagai identitas daerah yang memiliki nilai edukatif, rekreatif, dan kultural.
Palentong, yang kini populer di berbagai kabupaten/kota, termasuk Sumbawa, menjadi representasi bahwa permainan tradisional dapat bertransformasi menjadi olahraga prestasi tanpa meninggalkan akar budayanya. Prosesi pelemparan bola oleh para pejabat memberi pesan kuat bahwa pelestarian permainan rakyat adalah bagian penting dari pembangunan karakter dan kebugaran masyarakat.
Suasana arena Tarkam dipenuhi sorak-sorai, tepuk tangan, dan energi positif dari peserta serta warga yang hadir. Masyarakat dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti maupun menyaksikan pertandingan. Tarkam Kemenpora dikenal sebagai ajang olahraga yang membumi, mengutamakan kebersamaan, serta memfasilitasi masyarakat untuk bergerak aktif tanpa batasan usia dan latar belakang.
Kegiatan ini juga diharapkan mempererat hubungan antarwarga, menciptakan suasana kompetitif yang sehat, serta memupuk semangat gotong royong melalui olahraga. Atmosfer meriah yang terlihat sejak pagi menjadi bukti bahwa olahraga berbasis komunitas masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Sumbawa.

Ajang Kebugaran, Kebersamaan, sekaligus Pelestarian Budaya
Tarkam Kemenpora RI di Kabupaten Sumbawa bukan sekadar perlombaan antar kampung, namun lebih dari itu merupakan perayaan kebugaran dan kekayaan budaya daerah. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya olahraga bagi kesehatan, sekaligus bangga terhadap permainan rakyat sebagai aset budaya lokal yang patut dilestarikan dan dikembangkan.
Keikutsertaan berbagai komunitas olahraga, termasuk Samawa Runners, menambah semarak kegiatan serta menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat Sumbawa dalam mendukung gaya hidup aktif.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Kemenpora RI, serta seluruh pemangku kepentingan berharap agar semangat olahraga masyarakat terus tumbuh dan menjadi fondasi bagi generasi yang lebih sehat, bugar, dan berkarakter. Kegiatan Tarkam diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan, memperluas jangkauan, serta semakin memperkuat identitas budaya melalui permainan rakyat.