Imajie TV

McGregor Kembali Serang Khabib Gara-gara NFT Papakha, Rivalitas Lama Menghangat Lagi

Drama panas antara Conor McGregor dan Khabib Nurmagomedov kembali pecah. Bukan di oktagon, tapi di media sosial. Setelah bertahun-tahun berlalu sejak duel legendaris UFC 229, rupanya dendam McGregor pada Khabib belum benar-benar padam.

Semua berawal dari sebuah unggahan di X (Twitter) yang kembali memicu keributan. McGregor menuduh Khabib melakukan scam lewat proyek NFT barunya yang bernama Papakha, sebuah koleksi digital yang terinspirasi budaya Dagestan dan menjadi simbol khas Khabib sejak debutnya di UFC. Menurut McGregor, Khabib “menipu fans” dengan menjual NFT, lalu menghapus konten setelah terjual habis.

Tuduhan itu tentu memantik reaksi keras dari sang mantan juara ringan UFC.

Dendam Lama yang Tak Selesai

Rivalitas McGregor – Khabib memang salah satu yang paling emosional dalam sejarah UFC. Di puncaknya, Khabib menghancurkan McGregor di UFC 229 lewat dominasi brutal yang berujung submission. Pada momen ikonik, Khabib sempat berada di atas McGregor sambil berteriak:

“Let’s talk now!”

Kekalahan itu bukan cuma meruntuhkan rekor McGregor, tapi juga menghantam mental dan reputasinya sebagai “raja trash talk”. Dan sejak saat itu, setiap ada celah kecil, McGregor selalu kembali menyinggung Khabib dari masalah penerbangan, komentar petarung lain, hingga urusan NFT seperti sekarang.

Tuduhan McGregor: “Tidak mungkin orang baik melakukan ini”

Dalam unggahannya yang kini sudah dihapus, McGregor menuduh Khabib memanfaatkan nama ayahnya yang sudah wafat dan budaya Dagestan untuk menjual NFT demi keuntungan pribadi. Ia menulis bahwa Khabib menghapus konten promosi setelah NFT terjual, membuat fans merasa dirugikan.

Tentu saja, ini bukan tuduhan kecil bahkan bisa dibilang menyerang langsung ke titik paling sensitif Khabib: ayahnya, budaya Dagestan, dan integritas dirinya.

Balasan Khabib: “Kamu berbohong besar”

Khabib tak tinggal diam. Ia membalas dengan menyebut McGregor sebagai pembohong absolut. Menurutnya, proyek Papakha bukan investasi atau skema penghasilan, melainkan hadiah digital dan bentuk penghormatan terhadap budaya Dagestan.

Khabib menegaskan bahwa Papakha hanyalah collectible eksklusif berbasis blockchain di Telegram, bukan proyek profit yang menjanjikan keuntungan. Bahkan NFT tersebut sudah sold out sekitar 29.000 unit dengan total pendapatan lebih dari USD 4,3 juta.

Lebih pedasnya lagi, komunitas crypto ikut membalas balik McGregor. Seorang analis crypto, ZachXBT, menyebut McGregor sendiri pernah punya proyek digital yang gagal, dan itu membuat tuduhannya semakin dipertanyakan.

Tentang NFT Papakha

NFT Papakha merupakan koleksi digital berbentuk topi tradisional Dagestan yang selalu dipakai Khabib setiap datang ke UFC. Tujuannya bukan spekulasi, tapi lebih seperti merchandise premium versi digital semacam jersey digital yang memberikan akses event, hadiah, atau komunitas eksklusif.

Tanpa janji cuan, tanpa iming-iming profit, dan tidak masuk kategori investasi berisiko tinggi.

Siapa yang Belum Move On?

Perang kata ini kembali membuka satu fakta pahit dalam saga panjang rivalitas mereka: Khabib sudah move on, McGregor belum.

Khabib kini hidup tenang sebagai pelatih dan mentor. Sementara McGregor tampak masih terikat pada malam Oktober 2018 malam ketika ia dipaksa tap out dan reputasinya runtuh di depan dunia.

Seperti salah satu komentar di X yang viral:

“Yang kalah tidak bisa melupakan. Yang menang tidak menoleh ke belakang.”

Drama Khabib – McGregor mungkin sudah lama selesai di oktagon, tapi jelas belum selesai di hati Conor McGregor. Dan tampaknya, selama nama Khabib masih muncul di headline, McGregor akan selalu menemukan alasan untuk kembali menyerang.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *